Rabu, 15 Juni 2011

MANUSIA DAN LINGKUNGAN

. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran yang di harapkan dari topik ini, agar manusia memahami peranannya dalam pengembangan dan pemeliharaan lingkungan, bagaimana pengaruh lingkungan bagi diri dan masyarakatnya serta bagaimana bila manusia mengembangkan lingkungan tanpa dilandasi nilai-nilai moral, etika, dan religi.
Pengertian Manusia dan Lingkunagn
Manusia adalah mahluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potrensinya yang tunduk kepada aturan-aturan tuhan. Sedangkan lingkungan merupakan suatu media dimana mahluk hidup tinggal, mencari penghidupan dan memiliki karakter serta fungsi yang khas.
Relasi manusia dan lingkungan adalah hubungan yang timbal balik dan simbiotik mutualisme. Saya sebut sebagai timbal balik dan simbiotik mutualisme karena manusia hidup di alam lingkungan hidup dan alam sebagai lingkungan hidup juga membutuhkan manusia untuk pelestariannya. Jadi, manusia butuh alam untuk kehidupannya dan alam juga membutuhkan manusia untuk pelestariannya.
Manusia memang dijadikan oleh Allah sebagai kholifah atau pengganti atau yang menggantikan. Allah menjelaskan di dalam sutar al Baqarah (30), berbunyai : “Waidz qala rabbuka lil malaikati inni ja’ilun fi al ardhi khalifah”. yang artinya :”Dan ketika tuhanmu berkata pada malaikat, sesungguhnya aku akan menciptakan kholifah di dunia”.
Malaikat ketika itu tidak sepakat. Dan kemudian bertanya kepada Allah Swt, apakah mahkluk itu tidak akan melakukan kerusakan di bumi dan menumpahkan darah, padahal kami, para malaikat selalu melakukan pujian. Akan tetapi Allah menyatakan bahwa Dia lebih mengetahui apa yang tidak malaikat ketahui.
Didalam konsepsi Islam, maka terdapat dua fungsi manusia dalam kehidupannya.
• Pertama, manusia sebagai abdun atau hamba Allah
• Kedua sebagai khoplofah atau wakil Allah di bumi.
Di dalam fungsi pertama, fungsi manusia adalah untuk melakukan pengabdian. Manusia diharuskan untuk patuh dan berserah pada Allah karena manusa tidak pernah memiliki apapun di dunia ini, harta, benda, jiwa, dan raga, manusia tidak pernah memilikinya. Semua yang ada dan dikenakan pada manusia adalah milik Allah, jadi kapan saja dan dimana saja Allah mempunyai kekuasaan sepenuhnya atas diri manusia dan manusia tidak boleh tidak harus menyembah pada Allah, karena manusia diciptakan dan berada di dunia ini atas perjanjian manusiaitu sendiri, yang mana manusia sanggup menjalani apa yang di perintah dan meninggalkan apa yang larang oleh Allah.
Dalam fungsi kedua sebagai kholifah, maka manusia memiliki fungsi amanah, tanggungjawab, wewenang, kebebasan menetukan pilihan dan kreativitas akal. Jika sebagai hamba, maka yang lebih besar yaitu untuk kepentingan individunya, maka sebagai khalifah fungsi manusia lebih banyak untuk di luar dirinya, manusia lain dan alam seluruhnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar